Thursday, November 28, 2013

Pantun Seru Terkait Indikasi Geografis...



Indikasi Geografis (IG) adalah suatu tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang, yang karena faktor lingkungan geografis termasuk faktor alam, faktor manusia, atau kombinasi dari kedua faktor tersebut, memberikan ciri dan kualitas tertentu pada barang yang dihasilkan.

Di Provinsi Jambi terdapat belasan komoditas lokal yang dapat diusulkan sebagai Indikasi Geografis. Salah satu IG Provinsi Jambi yang sudah mendunia adalah Kayu Manis Kerinci. Secara Internasional dikenal sebagai Indonesian Korintje Cassia Cinnamon, yang kualitasnya di atas rata-rata dan tidak ditemukan di daerah lain. Karena itulah diusulkan oleh Pemprov Jambi pada tahun 2012 dengan Balitbangda Prov Jambi sebagai Sekretariat HKI yang memiliki Tim khusus dalam menyusun buku Persyaratan Indikasi Geografis.

Tahun 2013, ada dua komoditas lokal yang diusulkan Balitbangda Provinsi Jambi sebagai IG yang terdaftar di Dirjen HKI. Dua komoditas tersebut antara lain: Nanas Tangkit Baru dan Duku Kumpeh Ulu. Dan tahun ini Bunga ikut tergabung dalam Tim IG Nanas dan Duku ini. Foto di atas adalah foto setelah Bunga berbincang dengan aparatur Desa Tangkit Baru guna menggali informasi terkait sejarah nanas Tangkit Baru dan Kondisi Geografis Tangkit Baru selaku penghasil Nanas dengan citarasa unik. Selain Kayu manis, duku, dan nanas, ada juga Madu Bakau, yang ada di Sabak, kemungkinan didaftarkan IG nya tahun 2014, tergantung pertimbangan Tim HKI Provinsi Jambi.

Tanggal 25 November lalu diselenggarakan Seminar Indikasi Geografis yang mengundang Tokoh Masyarakat dan petani penghasil Nanas Tangkit Baru dan Duku Kumpeh Ulu (di Kumpeh, duku yang lebih baik kualitasnya adalah Duku Kumpeh Ulu. Dibandingkan Duku Kumpeh Ilir, Duku yang dihasilkan masyarakat Kumpeh Ulu lebih legit rasanya). Setelah Seminar dibuka, dilanjutkan oleh pengantar tentang berbagai hal seputar IG oleh Kabid Pemsosbud Balitbangda Prov Jambi. Setelah itu dilanjutkan oleh pemaparan dari Peneliti BPTP dan Peneliti Balitbangda. Dalam pengantarnya, Kabid Pemsosbud Balitbangda Prov Jambi menyelipkan pantun IG. Dan uniknya, beliau meminta semua peserta Seminar yang hadir untuk mencatat pantunnya. Berikut ini pantun terkait IG Provinsi Jambi:

Duku Kumpeh Durian Selat
Masak di batang dimakan tupai
Maksud sampai kendak dapat
Ketiko gawe IG lah selesai

Betanam teh di Kayu Aro
Tanam di kaki Gunung Kerinci
Badan letih idak teraso
Ketiko Buku IG sudah jadi

Madu Bakau harum manisnyo
Harum teraso tiado duonyo
Biar dak galau hidup di dunio
Amal ibadah jangan dilupo

Nanas Tangkit manis buahnyo
Elok dimakan di tengah hari
Badan Sakit makin tersikso
runding putus gawe tak jadi



Pengantar IG nya ditutup dengan, mari bersama kita sukseskan penyusunan buku persyaratan IG Duku Kumpeh Ulu dan Nanas Tangkit Baru di tahun 2013 ini.





Bunga....'2013


No comments:

Post a Comment