Saturday, January 1, 2011

Nasihat Seputar Birrul Walidayn (Larangan Mendurhakai Orang Tua)

Abu Bakrah ra menuturkan bahwa Rasulullah S'AW bersabda:

"Seluruh perbuatan dosa ditangguhkan azabnya oleh ALLAH SWT sekehendak-Nya hingga hari kiamat, kecuali durhaka kepada kedua orang tua. Sebab, ALLAH SWT menyegerakan azabnya bagi pelakunya di dunia sebelum mati."

Mushtafa Imarah mengomentari hadits ini sebagai berikut:

"Kita sering menyaksikan banyak laki-laki & wanita yg meninggalkan orang tuanya setelah merasa tidak lagi membutuhkannya. Akibatnya, ALLAH SWT memanjangkan usia anak2 durhaka itu, kemudian menjadikan anak2nya fakir dan hina di usia senjanya. ALLAH SWT menjadikan anak2 mereka menguasainya dan di hadapan mereka selalu bersikap arogan. Mereka mendapatkan kegagalan dan mati dalam keadaan su'ul khatimah. ALLAH SWT tidak Memberkahi anak2 mereka."

Mushtafa Imarah mengakhiri komentarnya dengan kalimat:

"Ini bentuk balasan ALLAH, karena Dia selalu mengintai perbuatan orang-orang zalim. Dia menangguhkan, bukan membiarkan."

Imam Ali bin Abi Thalib ra diriwayatkan pernah bersyair:

Jika dipercaya untuk menyimpan rahasia, simpanlah.

Dan tutupilah aib saudaramu ketika terbuka

Taatilah semua perintah ibu bapak, karena yang patuh pada ibu bapak tidak akan hina.



Tsauban ra menuturkan bahwa Rasulullah SAW Bersabda:

"Terdapat tiga perkara yang menyebabkan amal perbuatan tidak berguna: menyekutukan ALLAH, durhaka kepada kedua orang tua, dan lari dari medan laga (karena takut).

Sumber: Ensiklopedi Al Quran Seri 3, Terbitan 'Kharisma Ilmu'

No comments:

Post a Comment