Sunday, December 5, 2010

Jenjang Kebahagiaan

Banyak jalan agar terlihat awet muda. Satu di antaranya adalah dengan berusaha untuk selalu berbahagia. Dan, tentu saja, apa yang membuat seseorang bahagia bisa sangat berbeda dengan orang lain. Karena, kebahagiaan adalah suatu emosi yang sangat subyektif. Namun, Professor Martin Seligman dalam buku 'Authentic Happines. Using the New Positive Psychology to realize Your Potential for lasting fullfilment' mengidentifikasi kebahagiaan ke dalam tiga jenjang seperti berikut ini:

1. Kesenangan. Perasaan dasar, contohnya ekstase, gairah, orgasme, kegembiraan, dan keriangan. Yang masuk dalam kategori ini, misalnya mandi dengan air pancuran yang sejuk ketika anda merasa gerah, secangkir teh hangat setelah menyelesaikan masalah, memeluk anak anda, atau menonton acara TV kesenangan anda. "Kesenangan merupakan kegembiraan2 yang memiliki sensori yang jelas dan komponen emosional yang kuat. Semua itu hanya sementara, fana, dan hanya sedikit melibatkan pikiran, jika ada." Tulis Seligman.



2. Keterlibatan. Aktivitas-aktivitas dalam jenjang ini lebih terasa asyik buat kita daripada kesenangan2 sederhana yang tidak perlu dicampuri dengan perasaan dasar, contohnya terlibat dalam percakapan yang luar biasa, memanjat tebing, menciptakan gol, terbenam dalam sebuah buku yang sangat bagus, bermain catur, atau bernyanyi dalam sebuah paduan suara. "Waktu seakan berhenti ketika kita melakukan kegiatan itu. Keahlian kita menemukan tantangan dan kita terhubungkan dengan kekuatan kita. Kepuasan akhirnya lebih lama daripada kesenangan," ungkap Seligman.



3. Hidup yang Bermakna. Ini melibatkan penggunaan kekuatan2 khusus yang anda miliki ketika menghadapi suatu kasus yang lebih tinggi. "Kekuatan2 khusus adalah rute2 yang bertahan lama dan alamiah menuju kepada kepuasan itu merupakan rute kepada apa yg saya pahami sebagai hal yang akan membuat hidup menjadi lebih baik," tutur Seligman. Dalam pandangan Seligman, pengejaran kesenangan akan cepat surut. Karena itu, Seligman menganjurkan agar kita mengejar 'keterlibatan' dan 'makna' yang memiliki efek substansial pada kepuasan hidup. Dengan demikian, jika anda memiliki keterlibatan dan makna dalam hidup, perasaan senang anda pun akan bertambah secara signifikan.

No comments:

Post a Comment