Thursday, April 1, 2010

Malin Kundang & Rancak di Labuah...


Cerita Malin Kundang dan Rancak di Labuah, adalah legenda rakyat Minangkabau yang sangat populer dan digemari. Cerita Malin Kundang membuka wawasan kita tentang kehidupan nelayan kecil yang menjadi latar awal cerita. Bagaimana kehidupan sosial, keagamaan, dan bagaimana Si Malin Kundang menempuh pendidikan dasar. Yang menarik juga dalam cerita Malin Kundang digambarkan secara rinci tentang dunia perdagangan antar pulau dengan sarana transportasi kapal laut dan bagaimana strategi memasarkan produk-produk hasil bumi di berbagai kota nusantara pada waktu itu. Dan pelajaran moral utama tentu saja adalah betapa buruknya balasan yang akan diterima seorang anak yang durhaka kepada orang tua terutama kepada ibu.

Dalam cerita kedua, Rancak di Labuah, isinya banyak mengandung nasehat, petunjuk, dan pendidikan terutama untuk anak-anak muda. Dapat dikatakan bahwa cerita ini sebenarnya adalah petunjuk tentang aturan adat-istiadat Minangkabau yang dijalin dalam suatu cerita. Jika diperhatikan adat istiadat terdebut, subhanallah sungguh mengagumkan, hampir semua liku-liku kehidupan ada aturannya, ada adatnya seharusnya dipedomani.

Dalam dua cerita legenda ini sungguh terdapat mutiara-mutiara berharga yang akan diperoleh pembaca. Tiada lain mutiara-mutiara itu adalah pelajaran tinggi tentang moral, tradisi luhur, dan praktek keagamaan yang sinergis dengan adat-istiadat. Sepertinya buku ini sangat baik dibaca para generasi muda di tengah menjamurnya fiksi-fiksi bernuansa percintaan.

No comments:

Post a Comment