Showing posts with label Peduli Indonesia.... Show all posts
Showing posts with label Peduli Indonesia.... Show all posts

Sunday, December 1, 2013

Media Massa Internasional dan Konser Musik...


Kita mungkin sudah sama-sama tahu, media massa internasional dikuasai oleh Yahudi. Pimpinan umum Organisasi Pemberitaan di Inggris adalah orang yahudi. Milyuner Murdoch (seorang yahudi asal Australia) memiliki lima koran terbesar di Inggris. Ia juga memiliki satu satelit dan beberapa perusahaan penyiaran di Eropa. Di Amerika Serikat, yahudi menguasai semua jaringan media massa. Semua stasiun TV bergerak di bawah kendali yahudi. Demikian pula stasiun pemberitaan dan jurnalistik lainnya.

Media massa milik pemerintah di negara-negara dunia ketiga, di antaranya dunia Islam (Arab dan Non Arab), mengeluarkan ratusan juta dollar setiap tahunnya untuk membeli film-film yang bermutu rendah, untuk kemudian ditayangkan kepada masyarakat Muslim. Dan itu dilakukan untuk membius mereka.

Negara-negara Islam membayar ratusan juta dollar kepada para penyanyi, musisi, dan aktor, atau aktris. Negara-negara ini juga memberikan apresiasi dan motivasi yang besar bagi siapa saja yang bisa bernyanyi dengan menarik dan seterusnya. Di satu sisi, pemerintah sebuah negara mengeluarkan uang dalam jumlah besar untuk hal-hal gemerlap, di sisi lain, ada banyak rakyatnya yang kelaparan dan hidup dalam kemiskinan.



Bintang dunia hiburan dianggap sebagai bagian dari peransang narkoba, dan khamer (minum-minuman yang memabukkan). Seniman umumnya menjadi sesuatu yang merusak. Muncullah penyakit-penyakit seksual yang tersebar di kalangan mereka seperti Herpes, kencing nanah, dan terakhir AIDS.

Banyak aktris, dan seniman yang hidup dalam kesengsaran. Oleh karena itu, mereka sangat tergantung pada minuman keras dan narkoba. Apabila mereka tidak mendapatkannya, mereka bisa saja bunuh diri.

Hal yang sangat disayangkan sekali adalah sebuah pernyataan bahwa, “Sesungguhnya para penghirup kokain dan heroin banyak dari kalangan penyanyi. Fenomena ini berlaku untuk penyanyi laki-laki dan perempuan. Sebelum naik panggung, para penyanyi seringkali mengeluarkan sebuah kantung heroin dari dalam tasnya dan menciumnya tanpa peduli dengan orang-orang yang tidak menyukainya. Kemudian ia naik ke atas panggung dengan penuh energi.

Ringkasnya, media-media massa dan konser-konser musik memainkan peran yang besar dalam penjualan narkoba.

Masya Allah....

Sumber: Lembaga Kajian Ketahanan Keluarga Indonesia (LK3I)

NB: Gambar diambil random dari google search engine...

Google+

Sunday, January 15, 2012

Pertanian & Entrepreneur: solusi masalah Pengangguran

Pengangguran berpotensi menimbulkan kerawanan berbagai masalah kriminal dan gejolak sosial, politik, dan kemiskinan bila tidak ditangani dengan baik. Untuk itu penanggulangannya perlu terkoordinasi dan melihat berbagai macam aspek. Pemerintah perlu memusatkan perhatian ke sektor pertanian sbg sektor yg mampu menyerap tenaga kerja yg banyak. Selain itu juga utk menanggulangi ancaman krisis pangan dunia. Indonesia tidak perlu malu utk kembali sbg negara agraris.

Pelarangan pengiriman TKI ke Arab Saudi, Kuwait, dan Yordania khusus untuk penata laksana rumah tangga (PLRT) yg berlaku efektif sejak tgl 1 agustus 2011 lalu, diharapkan mjd bentuk perlindungan pemerintah thd warganya.

Setiap penganggur diupayakan memiliki pekerjaan yg layak bagi kemanusiaan. Oleh karena itu, negara hrs mengambil peran secara aktif utk menyediakan lapangan pekerjaan. Dan dg partisipasi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, pemerintah perlu menjadikan penanggulangan pengangguran mjd komitmen nasional. Salah satunya memarakkan pertumbuhan entrepreneur.

sumber: Majalah Perencanaan Pembangunan

Saturday, November 26, 2011

BRICS (TULISAN HERRY DARWANTO DALAM MAJALAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN)

Beberapa tahun yang lalu, Indonesia diantisipasi akan masuk ke dalam kelompok negara BRIC (Brazil, Rusia, India, dan China) yaitu negara-negara berkembang yang maju (emerging countries). Namun dalam sidang tahunan BRIC kali ini, justru Afrika Selatan yang diundang masuk ke dalam kelompok itu. Manfaat memasukkan Indonesia mungkin tidak cukup besar untuk mengangkat kekuatan tawar BRIC dalam berhadapan dengan kelompok negara maju G-8. Beda dengan Afrika Selatan, walaupun dari jumlah penduduk dan besaran PDB berada di bawah Indonesia, namun Afrika Selatan dianggap mewakili negara-negara Afrika, sehingga semua benua kini terwakili dalam BRICS.

Munculnya BRICS tidak terlepas dari pemikiran Jim O'Neil dari Goldman Sachs pada tahun 2001. Pada saat itu ia memperkirakan bahwa negara-negara Brazil, Rusia, India, dan China akan menjadi negara-negara maju di dunia, menggantikan negara-negara kaya di Eropa dan Amerika Utara saat ini. Delapan tahun setelah pemikiran itu muncul, terbentuklah BRIC, yang kemudian menjadi BRICS (Brazil, Rusia, India, China, South Africa) pada tahun 2011 ini.

Tujuan pembentukan BRIC adalah untuk mencapai perdamaian, keamanan, dan kemajuan bersama. Brics ingin berkontribusi pada pembangunan umat manusia yang adil dan merata (equitable & fair) di muka bumi. BRICS adalah platform untuk berdialog dan berkerjasama secara pragmatis dalam berbagai bidang, tidak hanya ekonomi, keuangan, dan pembangunan; namun juga politik, kebudayaan, teknologi, dll.

Pada pertemuan yang ketiga di China pertengahan bulan April 2011, BRICS membuat Deklarasi Sanya (sanya adalah lokasi pertemuan tahun ini), yang berintikan: akan mengupayakan perkembangan ekonomi dunia yang tinggi, mantab, dan seimbang dalam jangka panjang (long-term steady, sound, and balanced growth of the world economy). Kerjasama di antara negara-negara BRICS mencakup bidang-bidang energi, industri, penerbangan, telekomunikasi, pangan, statistik, antimonopoli, penelitian, keuangan, koperasi, perkotaan, kepemerintahan lokal, kesehatan, kebudayaan, olahraga, lingkungan, inovasi, farmasi, dan tentunya perdagangan dan investasi, dll.

BRICS juga berencana mengurangi penggunaan dolar dalam transaksi keuangan internasional, untuk membangun sistem perdagangan dan cadangan devisa multicurrency. Ini berarti mereka akan menggunakan mata uang mereka sendiri dalam melakukan perdagangan di antara mereka. Mungkin terkandung juga keinginan untuk menjadikan Yuan menjadi mata uang perdagangan internasional, sebab volume perdagangan China saja dan negara-negara lain mencapai 40% perdagangan dunia pada tahun 2010. Demikian juga dalam menyalurkan hutang atau hibah ke sesama negara anggota BRICS, akan digunakan mata uang mereka sendiri.

Kendati ada kesamaan tujuan dalam pembentukan kelompok ini, di antara mereka juga terdapat perbedaan kepentingan. India dan China akan terus bersaing menimbun migas dan bahan mentah lain untuk keperluan domestik dan ekspor di masa depan. Brazil dan Rusia sama-sama menjual hidrokarbon dan barang tambang ke negara-negara lain. Namun, bisa diramalkan persaingan dagang ini akan dapat diselesaikan oleh mereka demi mengejar keuntungan yang lebih besar. Ke depan, mereka mungkin akan membentuk kelompok ekonomi yang formal seperti Uni Eropa. Mereka juga telah, sedang, dan akan menjadi kekuatan politik dunia, khusunya jika PBB dan organisasi-organisasi dunia tidak berperan dalam arah yang memihak negara-negara berkembang.

Keberadaan BRICS dapat membawa dampak negatif bagi perekonomian Indonesia. Perdagangan di antara mereka akan semakin meningkat, dalam upaya menghimpun kekuatan yang dapat menandingi Kelompok G-8. Demikian juga investasi di antara mereka akan meningkat, karena rasa aman dan kepastian yang lebih tinggi dibandingkan jika berinvestasi di negara lain. Pertemuan tahunan di antara mereka akan memudahkan persoalan yang terjadi dapat segera diatasi. Karena perdagangan dan investasi di antara negara-negara BRICS akan meningkat, maka perdagangan dan investasi ke negara-negara lain akan dapat berkurang. Ekspor Indonesia ke China dapat menurun karena Brazil dan Rusia dapat menggantikan Indonesia memasok bahan mentah yang akan diolah China sebelum dijual ke negara-negara lain. Protes Indonesia terhadap perjanjian ACFTA akan semakin mendorong China untuk mengurangi impor dari Indonesia. Demikian juga investasi China ke Indonesia akan dapat menurun, karena China akan terikat untuk mengutamakan India, Brazil, atau Afrika Selatan sbg lokasi tempat menanamkan modalnya daripada Indonesia.

Jika kekhawatiran di atas benar terjadi, maka Indonesia perlu segera mengalihkan tujuan ekspornya ke negara-negara lain, antara lain ke Eropa dan Amerika Utara. Indonesia juga perlu lebih aktif mengudang investor dari sana dan dari negara-negara lain untuk mengimbangi menurunnya investasi dari BRICS.

Sebagai negara yang ingin sejajar dengan negara-negara yang telah lebih dahulu maju, Indonesia perlu aktif mengikuti perkembangan kerjasama antarnegara. Karena tidak bisa bergabung dengan BRICS, Indonesia dapat membentuk blok serupa bersama dengan negara-negara emerging lain, seperti Meksiko, Turki, dan Korea Selatan. itu semua membutuhkan perencanaan yang matang, agar memberi manfaat bagi negara-negara anggota sekaligus bagi masyarakat dunia.

Thursday, November 24, 2011

RUU Desa untuk Sejahterakan Masyarakat?

Hadirnya RUU tentang Desa benarkah untuk menjawab persoalan kesejahteraan Desa? RUU desa merupakan satu dari tiga rancangan perundang-undangan yang diinisiasi oleh Democratic Reform Support Program (DRSP) - program pendorong pembaruan demokrasi - USAID.

Kalau ada suatu daerah/wilayah yg minim sarana dan prasarana, itu identik dengan desa. Masyarakat Pedesaan identik dengan kemiskinan, rendah pendidikan, rendah kesehatan, rendah pendapatan, dst. Semua itu bukan karena mereka malas. Mereka pekerja keras dan pantang menyerah. Mereka rela bekerja apa saja, memeras keringat, dan membanting tulang. Bahkan mereka rela berjuang hingga harus pergi ke kota tanpa akses dan pengetahuan yang memadai. Termasuk mereka juga harus tertipu oleh para calo yg mengirimnya keluar negeri kemudian mendapat siksaan.

Kondisi desa yang tertinggal dari berbagai bidang itu mendorong masyarakatnya yang bermental pejuang untuk pergi mengubah nasibnya. Maka semakin hari penduduk yg tinggal di pedesaan dari waktu ke waktu semakin menurun jumlahnya. Data statistika yang ada menunjukkan 2009 itu tinggal 56 persen. 2015 itu tinggal 44 persen. Nah 2025 proyeksinya hanya kira-kira 20 persen saja yang tinggal di pedesaan.

Hadirnya RUU tentang desa apakah memang untuk menjawab persoalan kesejahteraan desa? Padahal, kita tahu bahwa RUU Desa merupakan satu dari tiga rancangan perundang-undangan yang diinisiasi oleh Democratic Reform Support Program (DRSP)-Program pendorong pembaruan demokrasi- USAID dalam rangka memuluskan proses desentralisasi di Indonesia. RUU ini berkutat pada masalah tata kelola pemerintahan desa dan lebih menyoroti desa dari aspek ketatanegaraan-menentukan posisi, peran, dan kewenangan pemerintahan desa dalam pemerintahan.

Hasil Penelitian Pusat Penelitian Politik LIPI menunjukkan penerapan otonomi daerah di Indonesia gagal. Indikatornya adalah rendahnya pelayanan publik dan masih banyaknya penduduk miskin yakni 32,7 juta pada tahun 2010. Sebagaimana disampaikan Pengamat Politik LIPI Siti Zuhro.

Hasil riset lembaga survei Indonesia (LSI) di 33 provinsi menunjukkan indikasi yang sama dengan LIPI bahwa kebijakan otonomi yang bergulir sejak tahun 2001 itu telah gagal. Keadaan daerah sesudah otonomi tidak dirasakan menjadi lebih baik oleh mayoritas responden. Tentang keadaan kemiskinan setelah otonomi daerah, sebanyak 34 persen responden menjawab lebih buruk dan 34 persen yang lain menjawab sama saja. Hanya 27 persen yang mengaku lebih baik dan empat persen memilih menjawab tidak tahu.

Selain itu, untuk pertanyaan tentang keadaan pengangguran setelah otonomi daerah, sebanyak 40 persen responden menjawab lebih buruk. Sebanyak 33 persen menjawab sama saja, 23 persen lebih baik, dan empat persen mengaku tidak tahu.

Jika Undang-Undang tentang otonomi daerah telah dianggap gagal menyejahterakan rakyat itu dulunya pembahasannya didorong oleh lembaga-lembaga asing. Kita patut waspada atas kepentingan asing yang selalu mendorong berbagai kebijakan dan undang-undang di negeri ini. Memang kita tidak boleh anti asing, tapi tetap harus lebih cinta pada rakyat dan negeri ini.


Taken From: Pamong Readers

Friday, September 9, 2011

Minat Baca Siswa Indonesia

MINAT BACA SISWA SEKOLAH

OLEH: AGUS M. IRKHAM (Instruktur Literasi Forum Indonesia Membaca)

Minat baca siswa sekolah di Indonesia sangat rendah. Ini serius. Bukan Isu, Bukan Gosip, apalagi fitnah. International Educational Achievement mencatat minat baca siswa Indonesia paling rendah di kawasan ASEAN. Dari 39 negara yang dijadikan sampel penelitian, Indonesia menempati urutan ke-38.

Faktor utama penyebab masih rendahnya minat baca. Hal itu berbeda dengan yang terjadi di beberapa negara dan maju seperti Jepang, Belanda, Australia, dan Singapura, seperti yang pernah tersiar di seminar internasional Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca bertema "Membaca untuk Semua" yang berlangsung di Jakarta, beberapa waktu silam.

Jepang misalnya, negara yang tiap tahunnya mencetak lebih dari 1 miliar buku ini - wow banget kan?! - sekarang memiliki prinsip: teman duduk terbaik adalah buku. sekolah-sekolah di Jepang mewajibkan para siswa membaca selama 10 menit sebelum melakukan kegiatan belajar mengajar.

Lain Jepang, lain pula Belanda. Di negeri kincir angin ini, peningkatan minat baca disiasati dengan mengharuskan para siswa memperkaya pengetahuan dengan membaca, ditunjang sistem perpustakaan sekolah yang memenuhi kebutuhan mereka.

Sementara itu di Singapura minat baca para siswa ditumbuhkan lewat kurikulum. Misalnya guru mengharuskan siswa menyelesaikan pekerjaan sekolah dengan dukungan sebanyak mungkin buku.

Tak kalah menarik, adalah yang dilakukan pemerintah Australia. Para siswa di negeri Kanguru dibekali dengan semacam kartu untuk menuliskan judul buku yang dibaca. Catatan hasil membaca dan penilaian atas buku yang dibaca dilakukan setiap hari, sebelum kelas dimulai. Guru menyuruh setiap siswa menceritakan isi buku yang telah dibacanya. Jadi mereka tidak hanya gila baca, tapi otot tangan mereka juga terlatih menulis. Berbicara di hadapan banyak orang pun sudah tidak lagi menjadi masalah.

Bagaimana dengan kita? Di negeri elok nan permai ini,membaca buku belum seluruhnya dijadikan menu wajib di sekolah. Kalau toh ada kegiatan membaca buku, itu bersifat insidental. Satu contoh sederhana, kita tidak memiliki standar minimal tentang bacaan wajib (karya sastra) yang harus dikhatamkan siswa di tiap jenjang pendidikan. Entah itu berdasarkan jumlah maupun judul-judul tertentu.

Hal itu sangat bertolak belakang dengan kondisi yang berlaku di negara lain, seperti yang sering dikemukakan oleh sastrawan senior ternama, Taufiq Ismail. Menurut penulis puisi Rindu Rasul itu, tiap tahun di Amerika, siswa ditugasi membaca novel sastra sebanyak 32 judul. Belanda 30 judul, Prancis 20, Jerman 22, Jepang 15, Kanada 13, Singapura 6, Brunei 7, dan Thailand 5 judul.

Lantas pertanyaan pentingnya adalah: melalui sarana apa penyebaran minat baca pada siswa itu dapat dilakukan?

Pertama, membawa siswa mengikuti acara perbukuan. Mulai dari pameran buku, peluncuran buku, jumpa penulis, hingga bedah buku. Cara ini digunakan untuk memberikan pengalaman pra membaca kepada siswa. Memberikan kesan kepada mereka bahwa (membaca) buku itu asyik, fun, dan gaul.

Kedua, mengundang artis atau selebritas yang seumur dengan para siswa, untuk hadir ke sekolah. Sosok terkenal tersebut diminta agar bisa berbagi pengalamannya ketika pertama kalinya jatuh cinta pada buku. Sekaligus memberikan testimoni arti penting buku bagi hidup dia. Strategi ini ditempuh mengingat modus gaya anak sekolah saat ini cenderung meniru sosok yang mereka idolakan.

cara ketiga, menjadikan perpustakaan sekolah sebagai sarana pembelajaran. Artinya tiap mata pelajaran, sedapat mungkin mengharuskan siswa masuk ke perpustakaan, meminjam buku sekaligus membacanya. Jika sudah berjalan, selanjutnya dapat ditingkatkan lagi dengan menambah satu kegiatan, yaitu mengikat makna. Menuliskan kembali buku-buku yang dibaca tersebut dengan gaya bahasa mereka sendiri.

wallahu a'lam bish showwab

Thursday, September 8, 2011

Tips: Saat Tahu Aib Orang Lain

Kalau di lingkungan anda ada kerabat yg punya aib, sikap apa yg sebaiknya anda lakukan? Berikut ini beberapa saran oke:

1. Tumbuhkan rasa simpati. Coba bayangkan bila keluarga anda lah yg mendapatkan aib tersebut. Dengan cara seperti itulah rasa simpati muncul. Tak perlu membantu mencari solusi. Cukup dengan tidak menjauhi dan tetap bergaul sewajarnya. Itu tandanya kita turut prihatin.

2. Menjadi pendengar yang baik. Kalau mereka curhat soal aib keluarga, dengarkanlah dengan sukarela. Jangan memotong pembicaraan sebelum diminta. jangan pula menanyakan kelanjutan masalah itu, kecuali mereka sendiri yg menceritakan.

3. Tidak menghakimi. Dalam pembahasan masalah, kita tidak perlu memberi penilaian pada persoalan atau aib yg dihadapi keluarga tersebut. Terlebih-lebih menghakimi mereka.

4. Tutup Mulut anda. Ketika org lain mempercayai anda sebagai tempat bercerita, hargai kepercayaan mereka dengan tidak menyebarkan cerita atau masalah tersebut.



sumber: Majalah Sekar

Tuesday, July 12, 2011

PROGRAM KEAKSARAAN FUNGSIONAL BERBASIS MASJID

Keaksaraan dalam arti yang sederhana ialah melek aksara Latin dan Arab, sehingga bisa membaca, menulis, dan berhitung (Calistung). Sedangkan arti yang luas ialah memberdayakan diri sendiri, sehingga bisa membaca situasi untuk kehidupan yang lebih baik yang tertuang dalam keharmonisan dan dinamika sistem nilai atau budaya yaitu iman, ilmu, amaliah, dan indah (Ditjen PNF, Depdiknas 2008). Iman merupakan hasil olah dari hati nurani atau kalbu dan olah raga yang menjadi dasar untuk menjadi warga negara yang baik dan bertanggung jawab. Ilmu amaliah ialah kemampuan menguasai dan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi dari yang sangat sederhana sampai ke yang sangat canggih. Sedangkan makna indah adalah nilai tambah hasil kreatifitas pribadi terpuji dalam semangat kebersamaan.

Program Keaksaraan Fungsional Berbasis Masjid (KFBM).

Program keaksaraan fungsional memiliki fokus pada strategi diskusi, membaca, menulis, berhitung, dan mengacu kepada kebutuhan lokal, desain lokal, prinsip partisipatif, dan fungsionalisasi hasil belajar. Keaksaraan fungsional (KF) mengacu kepada kebutuhan lokal yang berbeda-beda, mengingat setiap individu untuk bisa memanfaatkan calistung sesuai kehidupan sehari-hari. Karenanya, dalam mendesain kurikulum mengacu kepada minat dan kebutuhan warga belajar sesuai dengan potensi lokal sebagai sumber dan bahan belajar yang dilakukan melalui proses partisipatif warga belajar. Dengan demikian, program keaksaraan fungsional ditekankan kepada penanggulangan buta aksara (calistung) yang berorientasi kepada proses pemberdayaan masyarakat dalam mengembangkan potensi sosial ekonomi skala lokal. Fokus keaksaraan ini ditujukan kepada orang yang disebut buta aksara fungsional, artinya kepada orang yang tidak memiliki kecakapan calistung untuk bidang usaha yang menjadi mata pencahariannya.

Program KF diprioritaskan bagi penduduk buta aksara usia 15 tahun ke atas yang diperluas kepada murid putus sekolah dengan jumlah satu kelompok belajar berjumlah 20 orang untuk paket yang dibiayai APBN, dan 10 orang dibiayai APBD Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dalam satu kelompok difasilitasi seorang tutor yang memiliki komitmen dan bertanggung jawab terhadap proses pembelajaran dengan persyaratan pendidikan minimal SMA dan pernah mengikuti pelatihan tutor, bertempat tinggal berdekatan dengan lokasi pembelajaran. Proses pembelajaran dilakukan secara berkesinambungan minimal dua kali pertemuan tatap muka per-minggu dengan durasi dua jam (2x60 menit) tiap pertemuan selama 6 bulan.


sumber: Warta Bappeda Jabar

Friday, July 1, 2011

Barbie Rusak Hutan Indonesia

Hasil investigasi Greenpeace yang diumumkan Rabu (8/6) lalu membeberkan Barbie, boneka mainan paling terkenal di dunia, terkait dengan perusakan hutan hujan. Kemasan yang digunakan boneka ini ternyata menggunakan bahan baku yang berasal dari hutan Indonesia, rumah bagi spesies langka seperti Harimau Sumatera. Untuk memprotes hal ini, para aktivis Greenpeace berpakaian jas tuxedo menyerupai Ken, kekasih Barbie, membentangkan spanduk raksasa di Kantor Pusat Matel bertuliskan "Barbie: Kita Putus. Aku tak sudi memiliki kekasih yg terlibat deforestasi!"

Aktivitas di Los Angeles, Amerika Serikat ini menandai diluncurkannya kampanye Greenpeace secara global utk menghentikan industri mainan yang menjadi penyebab perusakan hutan di Indonesia. Detail mengenai kampanye global ini dan bagaimana publik bisa bergabung di dalamnya, bisa didapat di www.greenpeace.or.id

sumber: Tabloid Nova

Monday, June 6, 2011

Hari Lingkungan Hidup...

Tanggal 5 Juni telah disepakati sebagai Hari Lingkungan Hidup yang dirayakan secara internasional sebagai momen untuk mengingatkan semua orang akan pentingnya lingkungan bagi kehidupan semua makhluk hidup. Apa yang dapat kita lakukan???

1. Ruang Tamu. Untuk mengurangi sampah kemasan, hindari menyajikan tamu minuman atau makanan kemasan.

2. Ruang Keluarga. Biasakan mematikan TV bila tak ada yang menonton.

3. Dapur. perbaiki segera bila ada keran yang bocor (terus menetes).

4. Ruang makan. Batasi penggunaan tissue, ganti dengan lap.

5. Kamar Tidur. Dinginkan ruangan beberapa saat sebelum beranjak tidur, lalu matikan saat menjelang tidur.

6. Ruang Kerja. Gunakan kertas secara bolak-balik (di kedua sisinya).

7. Kamar mandi. Matikan keran/shower saat bersabun, keramas, atau menyikat gigi.

8. Kebun. Siram tanaman sore hari.

9. Teras Belakang. Gunakan mesin cuci sesuai kapasitas maksimalnya.

10. Bahan Bakar. Bepergian bersamaan satu kendaraan.


Sumber: Tupperware Green Living

Solusi Pemeliharaan Jalan (Saran bagi pekerja jalan)

Adapun cara menambal yang benar dan tepat harus mengikuti kaidah tertentu agar tambalan berfungsi dengan baik, kokoh, sekaligus awet, yaitu:

1. Membersihkan debu/lumpur yang ada pada lubang.

2. Meyakinkan bahwa material di sekeliling lubang tidak goyang/lepas.

3. Berikan lapis perekat dalam ukuran maksimum, 0,35 liter/m2

4. Gunakan agregat kasar dengan nominal maximum size di atas 3/4"

5. Untuk kedalaman lubang lebih dari 5 cm, laksanakan 2 kali pelapisan.

6. Bila dengan cara konvensional, gunakan agregat pokok dengan ukuran sesuai kedalaman lubang.

Material untuk pekerjaan penambalan tidak ada persyaratan yang khusus, yang palin penting adalah awet, murah, dan mudah dilaksanakan. Tambalan akan awet apabila menggunakan kadar aspal yang cukup, dalam arti tebal penyelimutan harus lebih dari 7,0 Miu, sedikit kelebihan aspal akan meresap ke samping sekitar lubang dan ke dalam perkerasan lama. Tambalan akan stabil/kokoh apabila menggunakan gradasi kasar dengan nominal maksimum size lebih dari 3/4", artinya, semakin besar ukuran butir agregat kasar maka konstruksi akan semakin kokoh. Tambalan tidak akan mengalami amblas, karena diameter butir kasar yang terbesar hampir sama dengan tebal konstruksi perkerasan. Tambalan akan lebih murah karena persentase kadar aspal lebih kecil apabila digunakan agregat yang lebih halus. Mudah dilaksanakan terutama penambalan dengan cara konvensional, karena batu pecah pokok yang digunakan sesuai dengan tebal tambalan sehingga pelaksanaan perbaikan dapat lebih cepat dan tepat sasaran.


Sumber: Warta bappeda jabar

Potret Kemiskinan

Potret buram kehidupan bangsa Indonesia sampai saat ini masih menyisakan pekerjaan rumah yang cukup pelik. Warga masyarakat miskin di perkotaan masih banyak yang belum mendapatkan kesempatan memanfaatkan sumber kehidupan yang dibutuhkannya. Meski sumber tersebut tersedia di dekatnya. Tidak kurang lengkap sarana yang ada di perkotaan dapat memadai, namun daya jangkau warga masyarakat miskin masih begitu kesulitan. Kita dengan mudah dapat melihat potret buram ini. Panjangnya antrian warga masyarakat kota yang masih membutuhkan pembagian sembako, antrian pembagian daging qurban pada saat Iedul Adha, peminta-minta di jalanan. Para pelakunya selain orang-orang dewasa juga anak-anak yang masih belia.

Secara makro data statistik menunjukkan masih banyaknya warga masyarakat yang hidupnya di bawah garis kemiskinan, walaupun ada penurunan jumlahnya. Data statistik tahun 2000 terdapat sekitar 37,3 juta Jiwa atau 19% dari total penduduk Indonesia. Kemudian data terbaru Maret 2008 BPS mencatat jumlah penduduk miskin sebanyak 35 juta jiwa (15,4%). Namun angka tersebut masih menunjukkan begitu besarnya angka penduduk Indonesia yang hidup dalam kemiskinan.

Dari gambaran data tersebut, kita dapat mengestimasi jumlah anak yang terkena imbas dari kemiskinan orangtuanya. Di antaranya ada anak-anak yang masuk pasar kerja. Meskipun jumlahnya dari tahun ke tahun mengalami penurunan, kualitas generasi anak yang telah memasuki usia dewasa ini juga dapat kita prediksi tingkat pendidikannya tidak akan jauh dari tamat SD bahkan bisa jadi mereka tidak mengikuti sekolah. Sementara jumlah anak putus sekolah menurut Manurung (2008) sebesar 12 juta.

Anak-anak yang hidup saat ini akan menjadi tonggak peradaban bangsa Indonesia di masa depan. Sudah saatnya kita semua terbangun dari kenistaan dan keterpurukan yang dialami keluarga saudara kita sendiri dan anak-anaknya. Rasa kesetiakawanan sosial harus dijalin dan mengakar dalam sendi kehidupan berbangsa.

Sumber: Warta Bappeda

Thursday, April 14, 2011

DEBU JALAN SEBABKAN ISPA


Muara Bulian - Akibat tebalnya debu yang bertebaran di jalan lintas Jambi - Muara Bulian ketika dilintasi kendaraan yg bertonase besar maupun kendaraan pribadi saat ini, ternyata sangat berpengaruh sekali terhadap kesehatan masyarakat terutama buat masyarakat yang berada di pinggir jalan lintas.

pasalnya, dengan kondisi tersebut wabah penyakit sangat rentan sekali terjadi seperti batuk, pilek, dan demam yg termasuk kategori penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA)

Untuk itu, dihimbau kpd seluruh mmasyarakat terutama yang berdomisili di pinggir jalan lintas agar selalu menjaga lingkungan yg bersih dan pola makan yang sehat dan teratur, agar pada saat cuaca yg tidak menentu yg disertai debu ini, penyakit ISPA tidak gampang menyerang.

Sumber: Batanghari Ekspres

Tuesday, March 15, 2011

Karsinogen yang Harus Disingkirkan dari Rumah...

Hingga saat ini, kanker dinobatkan sebagai pembunuh kedua sesudah penyakit jantung. Sudah bukan rahasia lagi, banyak produk yang kita gunakan di rumah mengandung ingredien yang terkait atau diduga menyebabkan kanker, belum lagi ingredien lain yang dapat menyebabkan alergi, asma, dan masalah-masalah kesehatan lainnya.

Kabar baiknya, kita bisa menggantikan banyak produk ini dengan produk-produk nontoksik. Harganya lebih murah pula. Sebagai contoh, kita bisa mengganti produk pembersih yang toksik dengan membuat pembersih nontoksik sederhana. Sebagian besar dari ingrediennya ada di rumah kita.

Berikut, produk yang beresiko menyebabkan kanker atau karsinogenik yang sebenarnya tidak kita perlukan.


BAHAN KERAJINAN DAN SENI

Bahan kerajinan dan seni mengandung ingredien berbahaya. Contohnya lem (adhesive), cat airbrush, medium dan aksesori cat airbrush, produk untuk merawat kuas, clay, & modelling compounds, cat atau tinta waterproof, marker, penghapus whiteboard-dry erase, cat permanen, pernis, sealer, pengering-dryer, medium utk melukis, cat acrylic, pigmen, spray, tekstil, vinyl, cat air, tinta cetak-printing inks, pelarut-solvent, dan lain-lain.

Untuk mencegah paparan terhadap karsinogenik dan atau ingredien yang sangat toksik:

>>> Hati-hati dengan timah dan logam berat lainnya di dalam cat, glazes, dan enamel. Gunakan pewarna dan cat dengan dasar sayuran.

>>> gunakan lem, cat, dan marker dasar air dan hindari pelarut - solvent - berbahaya seperti rubber cement, pengencer cat, dan marker dengan dasar solvent.


CAT DAN PERNIS

Menurut Environment Protection Agency, Amerika, sebagian volatile organic compound (VOC) yang digunakan di dalam cat, dilepaskan ke dalam udara dan dapat terus mengeluarkan gas dalam kadar rendah selama bertahun-tahun sesudah pengecatan. Selalu pilih cat low atau no VOC finishes.


KAPUR BARUS

Anda pasti tahu bau kapr barus yang tidak enak. Anggap itu sebagai cara tubuh memberitahu anda, bahwa itu buruk, buruk, buruk. Ketika mencium bau kapur barus, sebenarnya kita menghirup insektisida. Kapur barus hampir 100% naphthalene, sejenis karsinogen, atau paradicholorobenzene, sejenis racun.


AIR FRESHENER-PENYEGAR UDARA

Udara beraroma wangi sering disertai dengan napthalene dan formaldehyde, keduanya dikenal sebagai karsinogen, pencetus kanker, dan sejumlah zat kimia toksik lainnya. Untuk mendapatkan aorma segar di dalam rumah, mulai dengan menghilangkan sumber bau ketimbang mencoba menutupinya. Jik masih ada yang bau, coba atasi dengan baking soda atau pewangi almiah dari minya esensial.


PERLENGKAPAN OTOMOTIF

Cairan yang digunakan di dalam mobil, seperti halnya buangan mobil yang tidak sehat, juga sangat tidak aman. Cairan antifreeze dan rem yang mengandung ethylene glycol sangat toksik. Cairan wiper kaca mobil luar biasa beracun. Hanya 2 sendok makan saja, dpt menewaskan seorang anak.

Minyak bekas mobil juga merupakan ancaman kesehatan serius lewat kontak kulit, absorpsi kulit, terhirup dan terminum. Masalah kesehatan ini bersifat kumulatif. Jadi untuk setiap paparan terhadap minyak bekas, jumlah risiko di dalam sistem tubuh meningkat. Jika perlu menggunakan perlengkapan otomotif, simpan di tempat terkunci dan buang wadah sisanya di fasilitas pembuangan sampah berbahaya.


Sumber: Tabloid Aura

Thursday, March 10, 2011

Terong Belanda: Mengandung Vitamin C

Bentuk buahnya bualat telur dengan warna ungu atau kemerahan. Tekstur daging buahnya lunak dengan rasa asam manis. Segar dijadikan sirup, dijus atau campuran salad. Kini terong Belanda memang cukup akrab dijumpai di pasaran. Selain dimanfaatkan sebagai masakan, dibalik kesegaran daging buahnya, ternyata mengandung banyak air dan vitamin C serta manfaat lainnya.

Usut punya usut, terong Belanda (Cyphomandra betacea) atau terong kori/terong madras dikenal juga dengan nama 'salanun kabiu' ini mulai dikembangkan di Bogor, Jawa Barat sejak tahun 1941. Mungkin pertama kali dibawa dan dikembangkan di Indonesia oleh orang Belanda pada saat itu sehingga dikenal dengan nama terong Belanda.

Buah terong Belanda tekstur dagingnya keras, kulitnya licin dan liat sehingga mudah dikelola. Selain bisa dikonsumsi dalam bentuk mentah, rasa terong Belanda yang segar juga enak diolah sebagai campuran sayuran.

Buah mentah dapat digunakan untuk masakan acar, kari, atau pun sambal. sedangkan buah matang untuk sirup atau rujak. Cocok juga diolah menjadi selai, minuman jus, ataupun salad.

Terong Belanda, selain kaya akan air, juga mengandung pro viatamin A yang bagus untuk kesehatan mata dan vitamin C untuk mengobati sariawan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Mineral penting seperti potasium, fosfor, dan magnesium mampu menjaga dan memelihara kesehatan tubuh.

Serat yang tinggi di dalam terong Belanda bermanfaat untuk mencegah kanker dan sembelit atau konstipasi. Dalam setiap 100 gram bagian yang dimakan mengandung air 85 gram, protein 1,5 gram, lemak 0,006-1,28 gram, karbohidrat 10 gram, serat 1,4-4,2 gram, abu 0,7 gram, vitamin A 150-500 SI dan vitamin C 25 mg.

Terong Belanda matang biasanya tidak disajikan dalam bentuk buah potong, karena rasanya yang asam. Buah matang biasanya disajikan setelah dibuat jus, selai atau sirup dengan citarasa manis dan segar.



Sumber: Jambi Independent

Wednesday, March 2, 2011

Virus Cikungunya

Virus cikungunya ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes, mirip demam berdarah atau dengue. Penyakit Cikungunya itu sendiri tidak berbahaya dan tidak mengakibatkan kematian.

Demam cikungunya biasanya berlangsung selama satu minggu. Seperti penyakit akibat virus pada umumnya, gejala awalnya adalah demam tinggi selama beberapa hari, disertai sakit-sakit di otot dan sendi. Obatnya hanya beristirahat dan banyak minum. Demam dan rasa sakit pada sendi bisa diatasi dengan obat yang sesuai, karena obat yang khusus menyembuhkan virus cikungunya belum ada.


Taken From: Majalah Femina

Tuesday, February 22, 2011

Tuna Netra pun Bebas Membaca

Mendapatkan informasi dan pengetahuan seluas-luasnya adalah hak setiap orang. Tak pelak, salah satu sumbernya adalah dengan membaca.

Yayasan Mitra Netra (mitranetra.or.id) pun berusaha tak mengecualikan kaumnya. Bekerja sama dengan Perpustakaan Pendidikan Nasional (library@senayan) di Gedung A Depdiknas, Jakarta, para penyandang tuna netra bebas 'membaca' seluruh 18000 judul koleksi buku dan 80 jurnal dari dalam maupun luar negeri perpustakaan itu.

Kok bisa? Jawabannya adalah JAWS, perangkat lunak pembaca layar (screen reader). Buku atau majalah yang ingin 'dibaca' dipindai dengan scanner, kemudian software 'open book' mengubah teks ke format digital, dan dibacakan JAWS melalui earphones atau speaker.

Menurut Bambang Basuki, Direktur Eksekutif Yayasan Mitra Netra, program ini merupakan yang pertama di Indonesia, sekaligus di dunia. Karena itu, proyek ini menjadi uji coba dan percontohan bagi perpustakaan lain, agar mengikuti jejak mereka.

"Para penyandang tuna netra tak lagi terbatas pada buku2 berhuruf Braille yang jumlahnya sedikit. Kesempatan mengakses pengetahuan yang setara dengan orang yang bisa melihat dan membaca pun bisa dicapai," ujarnya.



Sumber: RDI

Sunday, December 5, 2010

Pentingnya Gunung

Peran gunung sangat penting di alam ini karena ikut menentukan iklim dan aliran air di sekitarnya. Gunung juga sangat penting bagi berbagai jenis tumbuhan dan binatang tertentu, selain itu juga sebagai sumber mineral. Pegunungan mempengaruhi aktivitas manusia, menentukan pola transportasi, komunikasi, dan pemukiman.


MINERAL
Kebanyakan sumber mineral berasal dari daerah pegunungan. Gunung terbentuk dari proses geologi seperti letusan gunung dan gempa bumi. Proses ini bisa membawa mineral yang berharga ke atas mendekati permukaan tanah sehingga dapat dilakukan penambangan.


IKLIM
Pegunungan sangat mempengaruhi aliran udara dan curah hujan. Suhu udara menjadi turun dengan semakin bertambahnya ketinggian. Ketika udara hangat bertiup ke atas menjadi dingin dan menguap menjadi embun, dan titik air turun mengikuti arah angin menjadi hujan.


ALIRAN AIR
Gunung sangat berpengaruh bagi terpenuhinya kebutuhan air untuk daerah yang sangat luas. Hal ini dikarenakan banyaknya curah hujan yang turun di lereng-lereng gunung. Kebanyakan hulu sungai berasal dari gunung. Aliran sungai dari gunung yang curam dan deras dapat dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga air.



AKTIVITAS MANUSIA
Di berbagai belahan bumi gunung dapat menjadi penghambat bagi terjalinnya hubungan transportasi, pemukiman, dan komunikasi. Dengan terisolasinya masyarakat oleh gunung menciptakan beraneka ragam kebudayaan. Masyarakat pegunungan tengger hingga kini tetap mewarisi berbagai tradisi sejak jaman Majapahit. Gunung juga dapat menjadi tempat tujuan wisata yang penuh tantangan. Berbagai kegiatan seperti berkemah, mendaki gunung, panjat tebing, pengamatan satwa dan penelitian.



TANAMAN DAN BINATANG
Gunung memiliki keaneka ragaman untuk berbagai ketinggian berbeda, yang menjadi tempat hidup berbagai jenis tumbuhan dan binatang tertentu. Beberapa jenis makhluk hidup hanya dapat bertahan di udara yang dingin di puncak gunung.

GUNUNG KERINCI 3805 m dpl
Terletak di antara 2 provinsi (Jambi dan Sumatera Barat). Berada di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat. Ada 5 tipe vegetasi: vegetasi dataran rendah, hutan pegunungan, montana, belukar gleichenia/paku-pakuan, dan vegetasi subalpine. Kekhasan gunung Kerinci: Hutan pinus, kambing hutan, bunga bangkai raksasa. Terdapat 36 jenis mamalia (24 jenis dilindungi), 140 jenis burung (26 jenis dilindungi dan 26 lainnya langka). Objek wisata di sekitar gunung Kerinci: Danau Gunung Tujuh dengan pemandangan alamnya yang indah.


Sumber: Buku 'Panduan Mendaki Gunung dalam Infografis'

Friday, November 5, 2010

Kerinci, Sejuta Potensi yang Terabaikan

Sumber: Harian Umum Kompas Juni 2010
Oleh: Irma Tambunan & Ilham Khoiri


Kerinci, di perbatasan Jambi dan Sumatera Barat, bisa dibilang surga dunia wisata. Kawasan ini tak saja memiliki banyak pesona alam dan budaya, tetapi semuanya hadir bersama: gunung, danau, air terjun, kebun teh, hutan, taman nasional, peninggalan bersejarah, dan seni tradisional.

Mari kita daki BUkit Kayangan, satu kawasan puncak di Sungai Penuh, pusat kota kabupaten yang telah dimekarkan dan berjarak 10 kilometer dari pusat kota.

Memandang ke arah barat, pepohonan rimbun memenuhi gugusan bukit barisan. Berpaling ke arah timur, Kota Sungai Penuh terhampar di sebuah lembah berpemukiman padat. Tampak pula Danau Kerinci dengan airnya yang kebiruan.

Di puncak bukit itu kita bisa merasakan udara dingin yang segar. Kabut dengan cepat menyelimuti seluruh pemandangan. Bak berada dalam dunia mimpi. "BUkit ini menjadi favorit wisatawan yang ingin menikmati seluruh kawasan Kerinci dari kejauhan." Papar Sofa, warga Sungai Penuh, awal Mei lalu.

Turun dari Bukit Kayangan, kita bisa menuju Kayu Aro, sentra pertanian hortikultura dan perkebunan teh di kaki GUnung Kerinci. Hamparan kebun teh tua membentuk petak-petak seperti motif beludru. Tak hanya menawan, kebun ini juga punya banyak keunikan.

Didirikan Belanda tahun 1928, Kebun Teh Kajoe Aro menjadi satu hamparan teh terluas di dunia, 2624 hektar, yang mencakup 29 desa. "Teh Kajoe Aro menjadi langganan para bangsawan di Eropa," kata Saiful Kholik Tanjung, Asisten Kepala Perkebunan Teh PTPN VI di Kayu Aro.

Di atas beludru hijau itu, Gunung Kerinci terlihat gagah. Menjulang setinggi 3805 meter di atas permukaan laut. Ini adalah gunung vulkanik tertinggi di Sumatera. Tak jauh dari kawasan ini terdapat Danau Gunung Tujuh pada ketinggian 1950 meter di atas permukaan laut, sebagai danau vulkanik tertinggi di Asia Tenggara.

Kerinci terasa semakin sempurna ketika kita mengetahui bahwa daerah itu juga kaya akan seni dan budaya tradisional, terutama tari dan lagu, yang rutin digelar pada Festival Danau Kerinci di pelataran danau. Selain itu, ada pula sejumlah batu besar peninggalan zaman megalitik pada awal Masehi, Danau Kaca, Rawa Bento, Air terjun Telung Berasap, dan air panas Sumurup.

Daftar wisata alam di Kerinci sekitar 20 obyek. Semuanya punya pesona kuat karena umumnya masih perawan alias terpelihara dengan baik.

Saking indah dan lengkapnya pesona alam di kawasan ini, muncul sebutan yang agak bombastis: Kerinci bagaikan sekepal tanah surga di dunia.

"Pokoknya, jangan mati sebelum ke Kerinci," demikian pesan Bustomi (45), warga Gunung Tujuh, Kerinci.

Sayangnya, berbagai potensi alam itu tak didukung infrastruktur yang memadai. Sarana pendukung seperti jalan raya, angkutan umum, dan penginapan, kurang menunjang. Kerinci, saat ini bisa diakses dari tiga lokasi, yaitu dari Tapan dan Solok Selatan, Sumatera Barat, serta Bangko, Jambi. Di antara ketiga akses itu, hanya jalan dari Solok Selatan menuju Sungai Penuh yang kondisinya baik, walaupun berkelok-kelok. Sementara, dari Tapan dan Bangko, jalannya hancur-hancuran.

Jalan dari kota Bangko menuju Kerinci sepanjang 60-an kilometer sudah lama rusak. Begitu pula ruas dari Tapan menuju Sungai penuh. Lubang besar, aspal terkelupas, dan retak-retak sangat mengganggu perjalanan.

Beberapa titik di jalanan yang berkelok-kelok di atas bukit itu juga longsor. Saat hujan deras, longsoran kerap menyelimuti badan jalan. Kendaraan sulit melintas, bahkan jika melintas bisa tertimbun reruntuhan tanah merah.

Sebenarnya ada juga transportasi udara, dari Bandar Udara Depati Parbo di Sungai Penuh. Setelah hampir tiga tahun ditutup, bandara itu belakangan ini beroperasi kembali. Namun frekuensi penerbangan rendah.

Transportasi umum lainnya juga minim. Untuk menempuh perjalanan darat selama 10-12 jam dari Jambi ke Kerinci hanya tersedia sejumlah minibus dan bus ekonomi. Tingkat kenyamanannya jauh dari memadai.

Hotel yang berfasilitas baik masih terbatas. Tapi, di Kersik Tuo, Kec. Kayu Aro, ada sejumlah rumah warga yang dijadikan home stay.

Lemahnya infrastruktur membuat pesona alam Kerinci menjadi terabaikan, bahkan seperti terisolasi. Akibatnya, Kerinci belum menjadi tujuan wisata favorit bagi wisatawan domestik, apalagi mancanegara.

Saturday, July 3, 2010

Kursus Membatik (Bantuin Iklan) Museum Tekstil

Batik tengah jadi tren saat ini. Salah satu seni peninggalan tempo dulu, kini tengah naik daun dan berkembang dengan pesat. Salah satu tempat yang bisa mengakomodir dan mengembangkan batik adalah museum tekstil. "Di sini kami mengajarkan pelatihan dasar bagaimana cara membatik. Setelah dari sini mereka bisa meneruskan bakatnya untuk hobi atau bahkan jadi bisnis mereka." Ujar Dyah Damayanti, selaku Kepala Museum Tekstil.

Selain kursus membatik, "Kami juga mengadakan kursus Jumputan, memasang peyet, serta kursus tenun," tambah Dyah. Media untuk membatik, tak hanya pada kain semata. Namun, pada T-Shirt atau kemeja, seperti yang tengah tren, juga bisa.

Operational Hours: Selasa, Rabu, Kamis, dan Minggu (09.00 - 15.00), Hari Jumat (jam 09.00 - 14.30), Hari Sabtu (jam 09.00 - 12.30), Senin Tutup.

Museum Tekstil: Jl. KS. Tubun No. 2-4, Pertamburan, Jakarta Barat 11420. Telp. (021) 560.6613

Wednesday, June 2, 2010

Limbah Medis...

Waspada!!! Limbah Medis Bisa Jadi ada di Dekat kita

Setelah pengangkatan tumor, pemakaian jarum suntik, atau pembedahan organ tubuh, ke mana peralatan yang terkontaminasi virus HIV atau hepatitis? Ke mana sisa organ tubuh yang mengandung penyakit, botol infus, dan jarum-jarum suntik? Siapa yang menjamin bahwa limbah medis itu telah dimusnahkan secara sempurna?

Yuyun Ismawati terkejut dengan fakta yang ditemuinya di lapangan. Sepanjang Juli sampai Desember 2009, ia dan Lembaga Bali Fokus telah berkeliling ke enam rumah sakit (RS) di tiga kota. Mereka menelilti pengelolaan limbah di RS berinisial AM dan MH di Medan, BM dan HS di Bandung, serta SM dan LB di Makasar.

"Sampah dari keenam RS itu dibawa oleh pengangkut sampah lokal dengan izin dan fasilitas seadanya. Rata-rata, RS ini
juga tidak mengemas limbah medis sesuai aturan. Harusnya limbah medis dibungkus dengan kantong plastik khusus berwarna kuning, waterproof, tapi bahkan kantongnya saja tidak ada di pasaran. Nyatanya, dua RS sama sekali tidak melakukan pemisahan sampah. Yang satu memakai kantong plastik biasa dan satu RS lagi malah memakai kardus bekas," urai Yuyun, aktivis lingkungan peraih Goldman Prize 2009.

Kita mungkin berkata, 'so what'? Tapi coba pikir, Sampah medis yang seharusnya dipisahkan dan selanjutnya dibakar di ncinerator adalah limbah yang terkena infeksi dan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Limbah B3 ini antara lain sisa obat, organ-organ tubuh, misalnya sisa amputasi atau pengangkatan tumor atau peralatan yang terkontaminasi virus, antara lain jarum suntik.

Limbah medis ini, bila RS tidak membakarnya, maka akan dibawa ke tempat pembuangan sampah biasa. Pemulung yang mengais-ngais sampah atau kucing yang mencari makan di tempat samapah pun berisiko tinggi terkena penyakit.

Seorang pemulung yang biasa mengais rejeki di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Bantargerbang pernah merasakan dampak dari pembuangan limbah medis yang tak tepat. Pak Soleh -sebut saja begitu- beberapa tahun lalu tertusuk jarum suntik bekas ketika sedang memilah sampah. Malamnya, Pak Soleh meriang, panas dingin. Tubuhnya panas tapi ia menggigil kedinginan. Sampai beberapa malam, kondisinya tak membaik. Hingga saat ini, ia tak bisa menjelaskan apa yang terjadi.

Kejadian tertusuk jarum suntik bekas tak cuma terjadi pada Pak Soleh. Beberapa pemulung pun pernah mengalaminya, meskipun mereka tak lantas panas dingin. Karena faktor ekonomi, mereka tak pernah memeriksakan diri ke dokter bila jatuh sakit. Namun, dengan risiko setinggi itu, tak mengherankan bila di antara mereka ada yang mengidap HIV atau Hepatitis C.

Yang mengenaskan, para pemulung yang bekerja di TPS (Tempat Pembuangan Sementara) atau TPA tentu bukan hanya orang dewasa. Marie Claire melihat beberapa anak pemulung sedang membantu orang tua mereka mengais sampah.

Terkadang, para pemulung bahkan tidak perlu mengais. Ada oknum RS yang berpraktek menjual botol infus pada mereka, atau pada tukang sampah. Padahal, botol infus juga termasuk kategori limbah B3.

BUkan cuma manusia yang berisiko terpapar virus atau penyakit dari limbah medis. Kucing dan anjing yang dilihat Marie Claire mencari makan di tempat-tempat sampah pun memiliki risiko tinggi. Cerita soal kucing atau anjing yang menggondol 'potongan daging' aneh pun menyebar di antara komunitas pemulung. Entah virus atau penyakit apa yang bisa menjangkit mereka, dan pada akhirnya masuk kembali ke sekitar kita.

Soal pemilahan limbah medis dan non medis serta ke mana mereka dibuang sudah menjadi suatu masalah. Namun masalah lain yang tak kalah penting adalah mengenai pembakaran sampah.

Limbah infeksius dan B3 harus dibakar dengan incinerator khusus. Panasnya pun harus mencapai 1000-1200 derajat Celcius. Yang benar-benar harus dibakar antara lain jarum suntik, botol infus bekas, kateter, dan sarung tangan bekas.

Di sini, segala macam masalah bisa timbul. Dari enam RS di atas, hanya dua yang memiliki incinerator sendiri. Dua RS lain sebenarnya memiliki incinerator, tapi sekarang sudah tidak beroperasi lagi. Pasalnya, masyarakat sekitar protes karena asap hasil pembakaran mulai mengganggu mereka. Akhirnya, dua RS ini dan dua lagi sisanya mengirim limbah medis mereka untuk diolah di RS lain, atau ke perusahaan pengolahan limbah swasta.

Di dua RS yang memiliki incinerator pun, pembakarannya tidak sempurna karena limbahnya tak hancur seluruhnya. Abunya masih mengandung sampah medis yang berbentuk.

Hal semacam ini disaksikan sendiri oleh Marie Claire ketika berkunjung ke salah satu RS di daerah Jakarta Pusat. Sore itu, para petugas sedang membakar sampah medis dengan suhu 600 dan 800 derajat Celcius. "Panas segini saja sudah cukup, kok. Sampahnya sudah hancur," kata seorang petugas. Dia tidak menjawab ketika Marie Claire bertanya, 'bukankah limbah medis harus dibakar dalam suhu minimal 1000 derajat Celcius?"

Masalahnya, bahan plastik atau karet yang tidak dibakar sempurna akan menghasilkan dioxin atau racun. Jika lokasi pembakaran berdekatan dengan pemukiman, asap yang dihasilkan akan mencemari udara.

Soal pengangkutan limbah juga menjadi persoalan. Dua RS dari enam RS di atas bahkan mengangkut limbahnya dengan ambulans. Pasien yang selanjutnya diangkut oleh ambulans pun berisiko terkontaminasi. Bayangkan bila kita atau anggota keluarga kita yang berada di atas ambulans yang baru saja mengantar limbah medis berbahaya.

Limbah medis yang telah dibakar dengan incinerator tetap meninggalkan pekerjaan rumah. Abu hasil pembakaran limbah medis adalah toxic yang harus dikumpulkan dan diolah di instalasi pengolahan limbah B3. Namun, di seluruh Indonesia hanya ada satu, yaitu PPLI (PT Prasadha Pamunah Limbah Industri) di Cileungsi, Bogor. Karena cuma satu, sebagian Rs di Batam dan Sumatera Utara biasanya mengirimkan limbah mereka untuk diolah di Singapura. Tapi sebagian besar RS lainnya hanya menumpuk abu di belakang RS atau membawanya ke TPA dan bercampur dengan sampah kota. Masalahnya, biaya pengangkutan limbah dan pengolahan perkilonya mahal.

Lalu siapa sebenarnya yang bertanggung jawab untuk mengawasi masalah ini? Pada kenyataannya, baik kementrian Lingkungan Hidup (KLH) maupun Departemen Kesehatan (DepKes) tidak memiliki data tentang pengolahan limbah RS. Memang ada data tentang 1751 RS di Indonesia. Tapi sama sekali tidak ada cerita soal diapakan dan ke mana limbah medis dan non medis RS itu pergi. Itulah yang membuat Yuyun dan Tim Bali Fokusnya membuat assesment sendiri ke enam RS di tiga kota.

Mengawasi RS yang sedemikian banyaknya saja sudah sulit. Belakangan semakin marak pula klinik perawatan, klinik colon teraphy dan Laboratorium yang beroperasi di dalam mal atau bangunan perkantoran. Ke mana perginya semua jarum suntik bekas dan sampah lainnya? Kita bisa melangkah ringan, shopping di mal yang kinclong dan sejuk, tapi kita tentu tak pernah melirik tempat sampah di belakang mal. Seharusnya tak boleh ada medical treatment facility di tempat-tempat umum. Dan harus ada cluster serta aturan ketat untuk lokasi RS.

Semua masalah ini tentu tak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Depkes, KLH, dan semua pihak terkait perlu duduk bersama untuk membahas soal pengolahan limbah medis. Selanjutnya harus ada pengawasan yang lebih ketat. Bila tak segera diselesaikan, masalah ini akan menjadi bom waktu yang merugikan kita semua. Dan Rumah Sakit, tak hanya menjadi tempat untuk mengobati penyakit, tapi juga sumber terjadinya penyakit, langsung maupun tidak.


Sumber: Artikel yang ditulis oleh Sherly Puspita dalam majalah Marie Claire (Setelah membaca artikel ini, bunga merasa berkewajiban untuk ikut menyebar luaskan informasi kepedulian ini pada masyarakat, mungkin diawali dengan komunitas pembaca blog) ^_^